Wajib Tahu! 5 Cara Menghitung Laba Usaha Secara Sederhana

cara menghitung laba usaha

Beberapa orang telah menjalankan usahanya sendiri, namun tak banyak yang sudah mengetahui cara menghitung laba usaha dengan benar. Laba merupakan keuntungan dari total penjualan yang dikurangi dengan biaya produksi maupun operasional.

Laba terdiri dari beberapa jenis yaitu laba kotor (keuntungan pertama), laba bersih (keuntungan asli) dan laba bersih (sudah dikurangi dengan pajak). Cara menghitung laba usaha tersebut dipengaruhi oleh beban dan pendapatan yang diperoleh.

  • Pendapatan : pertambahan dari nilai aktiva yang dapat menambah nilai modal. Pendapatan sendiri terdiri dari pendapatan usaha yang diperoleh dari kegiatan utama perusahaan. Sedangkan pendapatan di luar usaha ini diperoleh dari kegiatan di luar usaha perusahaan.
  • Beban : biaya yang dikeluarkan perusahaan agar mendapatkan hasil yang ekonomis. Beban terdiri dari dua macam yaitu biaya yang dikeluarkan untuk membiayai seluruh kegiatan utama. Seperti beban administrasi, listrik, gaji maupun transportasi. Sedangkan beban di luar usaha berupa biaya yang dikeluarkan untuk membiayai kegiatan di luar perusahaan.

cara menghitung laba usaha

Cara Menghitung Laba Usaha Secara Benar

Dalam menghitung laba usaha secara benar, anda perlu menerapkan beberapa cara dibawah ini :

  1. Mengidentifikasi Biaya Produksi Secara Detail

Memperhitungkan biaya produksi secara lebih detail, anda juga harus memperhatikan biaya dari tiap alur selama proses produksi tersebut. Terdapat beberapa jenis biaya produksi yaitu :

  • Biaya Tetap/ Fixed Cost : biaya yang memiliki jumlah yang tetap dan tidak tergantung dengan besar kecil dari kapasitas produksi. Misalnya, gaji karyawan, biaya sewa gedung maupun biaya penyusutan.
  • Biaya Variabel/ Variable Cost : berupa pengorbanan sumber ekonomi yang dapat diukur dengan satuan uang dalam mencapai tujuannya.
  1. Menyusun Laporan dari Laba Rugi

Dalam menyusun laporan laba rugi ini yaitu anda perlu menyajikan sumber pendapatan maupun beban perusahaan selama beberapa periode akuntansi. Cara menghitung dari laba bersih bagi perusahaan yaitu laba kotor dikurangi dengan beban usaha.

Baca Juga:  7 Tips Cara Mendapatkan Uang Dari Game Online Yang Wajib Anda Coba

Hal ini bertujuan untuk menetapkan harga jual kepada para konsumen, yang akan mempengaruhi keuntungan dan tercapainya balik modal.

cara menghitung laba usaha

  1. Menghitung Biaya Harga Pokok Penjualan

Mengetahui semua harga pokok ini juga penting dilakukan agar dapat menentukan harga jual yang cocok untuk produk yang dijual. Biaya tersebut juga ditambahkan dengan biaya lain-lain maupun keuntungan yang diharapkan.

Pendekatan harga pokok produksi ini mengacu dengan harga pokok penjualan seluruh biaya yang dikeluarkan. Hal ini juga bertujuan untuk memperoleh barang yang dijual maupun harga perolehan dari beberapa barang yang akan dijual.

Rumus perhitungan Harga Pokok Penjualan atau HPP yaitu :

HPP = Bahan baku yang digunakan + Total Produksi (Overhead pabrik + BTKL) + Saldo akhir persediaan (saldo awal – akhir persediaan)

  1. Mengidentifikasi Saldo Persediaan baik Saldo Awal Maupun Akhir

Langkah selanjutnya yaitu perhitungan saldo awal dari persediaan bahan baku. Saldo awal persediaan bahan baku ini berisikan total nilai persediaan bahan baku dari awal periode (baik awal bulan maupun awal tahun). Berlaku sebaliknya untuk perhitungan saldo akhir persediaan bahan baku.

  1. Menghitung Penjualan Bersih

Penjualan bersih ini terdiri dari hasil penjualan kotor dikurangi dengan potongan maupun pengurangan lainnya, seperti retur, komisi maupun diskon. Unsur-unsur dalam penjualan bersih ini terdiri dari retur penjualan, potongan penjualan, penjualan kotor dan bersih.

Penjualan bersih = penjualan – retur penjualan – pengurangan harga – potongan penjualan