Cara Menanam Sawi di Polybag Agar Tahan Hama

cara menanam sawi di polybag

Apakah Anda termasuk orang yang suka sayuran lalap?

Sawi adalah salah satu sayuran lalapan yang begitu gurih dan cocok untuk segala model masakan, bisa tumis atau sop. Agar sukses cara menanam sawi di polybag, ikuti langkah berikut:

  1. Pilih benih sawi caisim

Benih sawi hampir sama dengan benih kangkung, bentuknya bulat kecil. Untuk menentukan kualitas benih unggulan, Anda bisa merendam selama 4 jam di air biasa. Amatilah, jika benih mengambang jangan diambil karena kualitasnya kurang bagus. Sedangkan benih yang tenggelam akan lebih maksimal untuk persemaian. Harga benih sawi saat ini sekitar Rp. 15 ribuan per 250 gram, jika Anda ingin menyimpannya dalam jangka waktu lama tempatkan di area kering, jangan lembab.

  1. Olahan tanah humus

Tanah humus diperoleh dari adukan pupuk dan tanah. Agar mendapatkan hasil maksimal, kadar pupuk 3:1 dengan kadar tanahnya. 1 sendok tanah dicampur dengan 3 sendok pupuk. Diamkan dulu selama 7 hari atau lebih hingga warna tanah adukan berubah gelap hitam. Semakin gelap adukan tanah menandakan semakin bagus. Banyak nutrisi tanaman yang dibutuhkan oleh sawi. Sawi caisim termasuk tanaman yang mudah sekali tumbuh, cepat dan adaptasinya bisa di dataran tinggi atau rendah. Hanya saja, ketika sawi sudah mulai tumbuh daun mudanya, hama ulat akan cepat menyerang.

  1. Buat semaian kecil

Buatlah semaian kecil berukuran 1×1 meter dengan tanah yang ditempatkan di plastik kecil. Setiap plastik semaian dibuat lubang kecil dan ditanami 1-2 benih sawi. Tempatkan di area terlindung cahaya atau samar-samar, jangan lupa berikan siraman air sesuai kebutuhan.

Cara menanam sawi di polybag akan lebih maksimal karena setiap bibit yang tumbuh akan disortir manakah yang bagus dan tidak.

Baca Juga:  Cara Menanam Anggrek Di Pot

cara menanam sawi di polybag

  1. Siapkan polybag

Semaian akan tumbuh dalam waktu 7-10 hari, Anda bisa memindahkan 1 semaian secara hati-hati. Dengan mengupas plastiknya dari sisi bawah saja, ingat ya akar semaian telah banyak yang tumbuh sehingga cacat sedikit mengakibatkan bibit sawi gugur.

Letakkan semaian di tengah polybag sedalam 10 cm dan uruglah dari samping ke tengah. Sawi yang Anda letakkan tersebut nantinya akan tumbuh besar dan bercabang. Sehingga tak perlu meletakkan benih sawi terlalu banyak. Setelah dipindah, Anda tempatkan di area terpapar sinar matahari dan berikan jaring penutup disekitar polybag. Tujuan dari jaring tersebut adalah menekan angka hama ulat yang masuk. Sesekali Anda buka jaring tersebut untuk membersihkan gulma ya namun saat siang menuju sore hari. Karena ulat bulu kurang suka dengan panas.

  1. Perawatan 

Lama waktu panen sawi sekitar 2 bulan dengan perawatan standar. Proses siraman pagi dan sore hari, untuk sekali siraman cukupkan 200 ml saja. Umumnya hama ulat akan menyerang bagian tengah atau tunas daun sawi yang sedang ranum. Daun ranumnya ini lebih disukai ulat karena gurih dan renyah. Jika Anda menemukan tunas daunnya dimakan ulat segera ambil atau potong tengahnya saja. Pertumbuhan daunnya akan ke samping, dan lebih lebar.

Agar Anda mendapatkan sawi daun muda bisa dipanen dalam usia 50 hari atau 1,5 bulan. Sawi organik boleh dimakan sebagai lalapan secara langsung karena tidak disemprot pestisida. Yuk, perbanyak cara menanam sawi di polybag untuk persediaan Anda saat mendesak. Sudah sehat, aman, dan hemat ya?

Budayakan memakan sayuran organik yuk agar tubuh terhindar dari penyakit.