Cara Membuat Makalah yang Tepat Berdasarkan Strukturnya

cara membuat makalah

19Tugas ini sebenarnya tidak terlalu sulit, hanya saja Anda perlu mengetahui strukturnya dengan jelas, supaya pengerjaannya pun bisa lebih runtut. Apabila strukturnya sudah jelas, maka Anda akan lebih mudah dalam merangkai setiap materinya. Pengerjaannya pun menjadi lebih cepat selesai. Nah, jika Anda baru saja mendapat tugas ini dan masih bingung seperti apa tugasnya, simak ulasan ini ya. Berikut ini akan dijelaskan apa dan bagaimana cara membuat makalah yang baik dan tepat.

 

Apa itu Makalah?

Makalah seringkali menjadi tugas kelompok, terutama bagi mereka yang duduk di bangku perkuliahan. Makalah merupakan sebuah tulisan panjang yang memiliki struktur tertentu dan berisi mengenai ulasan suatu hal. Ada pula yang menyebut makalah dengan karya tulis, di mana di dalamnya terdapat hasil pemikiran seseorang tentang hal-hal yang dibahas dalam tulisan tersebut. Ketika Anda mendapatkan tugas ini, tak usah khawatir, karena Anda bisa menggunakan berbagai jenis sumber untuk tulisan tersebut.

 

Apa saja Jenis-jenis Makalah?

Makalah ada beberapa jenis, karena ternyata tak hanya yang duduk di bangku kuliah saja yang mendapat tugas membuat makalah. Ketika Anda masuk ke bidang pekerjaan tertentu, Anda juga bisa diminta membuat makalah. Nah, untuk mengetahui jenis-jenis makalah, berikut uraiannya:

1. Makalah kerja

Makalah kerja adalah makalah yang dibuat berdasarkan hasil sebuah penelitian. Jika Anda bekerja sebagai peneliti, Anda biasanya akan membuat makalah setelah penelitian selesai dilakukan. Di dalam makalah ini memungkinkan Anda sebagai seorang peneliti memasukkan opini atau pendapat sebagai buah pemikiran dari hasil penelitian. Jadi, diperbolehkan bagi Anda memasukkan kalimat subjektif selama itu berkaitan dengan hasil penelitian.

2. Makalah Ilmiah

Kedua adalah makalah ilmiah, yaitu makalah yang dibuat berdasarkan studi ilmiah ketika membahas sebuah kasus. Cara membuat makalah ini sebenarnya tidak beda jauh dengan makalah lain, hanya saja, karena bersifat ilmiah, Anda sebaiknya tidak memasukkan opini atau pendapat apapun ke dalam makalah ini. Jadi isinya murni studi ilmiah tentang suatu permasalahan yang dibahas.

3. Makalah tanggapan

Jenis makalah keempat adalah makalah tanggapan. Makalah jenis ini merupakan makalah yang umumnya diberikan oleh guru atau dosen. Jadi biasanya dosen atau guru akan memberikan suatu gambaran permasalah, di mana Anda nantinya akan diminta memberikan tanggapan terhadap permasalahan tersebut secara detail melalui makalah.

Makalah posisi

Makalah berikutnya adalah makalah posisi. Jadi, makalah ini biasanya diminta oleh pihak tertentu. Jadi penyusunannya pun dibuat berdasarkan kemauan si pihak yang meminta. Fungsi makalah posisi biasanya untuk memberikan sebuah alternatif pemecahan suatu masalah.

Baca Juga:  3 Cara Membuat Magnet dengan Mudah dan Sederhana

 

Cara Membuat Makalah Berdasarkan Strukturnya

Pada umumnya cara membuat makalah berbagai jenis adalah sama. Hanya saja isinya mungkin berbeda antara satu dengan lainnya. Untuk strukturnya sendiri, setiap makalah hampir sama. Berikut ini akan dijelaskan cara membuat makalah dengan struktur dan isiannya yang tepat.

1. Membuat Sampul atau Halaman Depan

Struktur pertama sebuah makalah adalah sampul. Di bagian sampul ini ada beberapa hal yang perlu Anda masukkan. Di antaranya adalah judul makalah sekaligus sub judulnya jika ada, lalu nama lengkap penulis, nomor siswa atau mahasiswa, lambang Instansi Pendidikan terkait, serta tahun pengerjaan makalah atau tahun ajaran yang sedang berlangsung. Pastikan Anda membuat judul dengan kalimat yang mudah dipahami dan menuliskan nama serta identitas lain dengan tepat ya.

2. Membuat Abstrak

Struktur kedua adalah abstrak. Abstrak ini merupakan bagian inti sebuah makalah. Jadi, di abstrak ini Anda harus memasukkan hal-hal yang penting, seperti tujuan penelitian atau penulisan makalah, hipotesisnya jika ada, beserta uraian singkat hasil penelitian atau isi makalah. Jangan lupa pula untuk menambahkan kata kunci atau keyword penelitiannya ya. Dalam menyusun naskah, gunakanlah kalimat yang efektif dengan paragraf yang tidak terlalu panjang. Namun usahakan telah mencakup seluruh isiannya.

3. Membuat Daftar Isi

Daftar isi harus dibuat berdasarkan struktur makalah. Adapun tujuan dibuatnya daftar isi ini adalah untuk memudahkan orang yang membaca dalam menemukan topik yang ingin dilihat lebih dulu. Dengan melihat daftar isi, pembaca akan lebih cepat menemukan halamannya. Maka dari itu, di daftar isi Anda perlu memasukkan sub-sub judul di setiap makalah beserta halamannya. Kemudian, jika di dalam makalah terdapat banyak gambar atau tabel, Anda juga harus membuatkan Daftar Tabel dan Daftar Gambar beserta halamannya ya, supaya grafik atau tabelnya lebih mudah ditemukan.

4. Memasukkan Kata Pengantar

Struktur keempat dalam makalah adalah kata pengantar. Di bagian awal tentu Anda sebagai seorang penulis perlu memberikan pengantar kepada pembaca. Di sini, tuliskan salam kepada pembaca dan ucapan syukur atas terselesaikannya makalah yang Anda buat. Lalu masukkan juga bagaimana topik dalam makalah dipilih dan pertimbangan apa yang dipakai. Pada baris berikutnya Anda bisa memberikan rasa terima kasih dan harapan semoga makalah yang disusun bisa memberikan manfaat bagi para pembaca yang budiman. Tutuplah kata pengantar dengan tanggal pembuatan serta nama terang ya.

5. Buatlah Bab Pendahuluan

Kemudian cara membuat makalah berikutnya adalah membuat pendahuluan. Di dalam pendahuluan ini ada tiga sub judul yang perlu dimasukkan, yaitu Latar Belakang, Rumusan Permasalahan, dan Tujuan Makalah. Untuk latar belakang, perlu diisi dengan akar permasalahan atau topik yang akan dibahas dalam isi makalah. Kemudian dalam rumusan masalah, cantumkan beberapa pertanyaan yang akan dibahas dan dijawab melalui makalah ini. Kemudian di bagian tujuan, tuliskan beberapa tujuan dari penyusunan makalah.

6. Buatlah Bab Isi Makalah

Lalu struktur yang keenam adalah isi makalah. Di bagian isi ini, Anda perlu memaparkan isi dari pembahasan topik makalah. Kaitkan isi dengan teori, rumus, maupun literatur lain yang sudah dibahas di buku lain. Jadi, Anda bebas mencari sumber literasi untuk membuat isi makalah. Namun pastikan sumber yang dijadikan rujukan sudah terpercaya dan bukan sumber anonim atau tak dapat dipertanggungjawabkan.

7. Buatlah Penutup

Setelah isi makalah dibuat dengan lengkap, Anda bisa membuat bagian penutup. DI sini ada dua sub judul yang perlu dicantumkan, yaitu Kesimpulan dan Saran. Buatlah kesimpulan dengan kalimat yang mudah dipahami. Lalu berikan saran untuk para pembaca makalah Anda berkaitan dengan hasil makalah.

8. Mencantumkan Daftar Pustaka

Bagian terakhir yang perlu dituliskan adalah Daftar Pustaka. Untuk menghindari plagiarisme, Anda harus mencantumkan seluruh daftar pustaka. Adapun format daftar pustakanya Anda bisa menggunakan format yang dipakai oleh instansi masing-masing.

Baca Juga:  Cara Menulis Daftar Pustaka Dari Berbagai Sumber Dengan Benar

 

Nah, itulah tadi beberapa hal mengenai cara membuat makalah berdasarkan struktur yang tepat. Pastikan Anda tidak meninggalkan salah satu struktur ya, sebab setiap struktur memiliki isi berbeda. Jadi semuanya harus ada dalam makalah yang Anda susun. Lalu yang perlu Anda ingat adalah daftar referensi yang dipakai untuk membuat makalah, sebab nantinya referensi tersebut wajib dicantumkan dalam daftar pustaka. Dengan begitu, makalah Anda tidak akan dianggap sebagai makalah plagiasi.